

” Bapak itu lebih tua, lebih tau.”
Kata-kata yang sering diucapkan bapak itu kadang terdengar ‘lucu’, seolah-olah orang yang lebih tua itu pasti lebih tau dan lebih benar, padahal sebenarnya tidak juga. Namun sebenarnya ada satu hal yang perlu dimaknai, bahwa menjadi lebih muda itu mau-tidak-mau membuat kita berada pada posisi yang dulu pernah dilalui oleh orang yang lebih tua. Dan menjadi lebih muda berarti belum mencapai posisi yang sekarang sedang dilalui oleh yang lebih tua itu. Jadi? Aku sarankan orang yang lebih muda untuk menghormati orang yang lebih tua, setidaknya mereka pasti tau apa baik dan buruknya posisi yang sedang ada dibawah kaki kita saat ini. Setidaknya mereka lebih tau, walau belum tentu pasti mengerti. Dan orang muda, janganlah sungkan untuk belajar pada yang tua, ambil baiknya dan jangan lakukan kesalahan yang sama seperti mereka jika memang ada. Bukankah belajar untuk kebaikan dengan ikhlas dan rela itu mulia? :)
Dalam benakku lama tertanam sejuta bayangan dirimu. Redup terasa cahaya hati mengingat apa yang telah engkau berikan. Waktu berjalan lambat mengiring dalam titian takdir hidupku. Cukup sudah aku tertahan dalam persimpangan masa silamku. Coba tuk melawan getir yang terus kukecap meresap ke dalam relung sukmaku. Coba tuk singkirkan aroma nafas tubuhmu mengalir mengisi laju darahku. Semua tak sama. Tak pernah sama pa yang kusentuh apa yang kukecup. Sehangat pelukmu, selembut belaimu, tak ada satupun yang mampu menjadi sepertimu. Apalah arti hidupku ini memapahku dalam ketiadaan. Segalanya luruh lemah tak bertumpu, hanya bersandar pada dirimu. Ku tak bisa, sungguh takmengganti dirimu dengan dirinya. Sampai kapan kau terus bertahan. Sampai kapan kau tetap tenggelam. Sampai kapan kau mesti terlepas. Buka mata dan hatimu relakan semua.
All the scene of this film was taken at the same time, 10.10.10. It was my birthday! My sweet seventeenth birthday ! The last birthday I had, LOL